KBS dan KSOP sosialisasikan Protap Pemanduan dan Penundaan di Perairan Marunda

Kamis, 19 Oktober 2017 bertempat di Grand Whiz Hotel Jakarta PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) dan Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Marunda Jakarta Utara, melakukan sosialisasi Prosedur Tetap (Protap) Pelayanan Pemanduan dan Penundaan Kapal. Acara dihadiri oleh 47 Perusahaan atau Asosiasi Pelayaran yang melakukan kegiatan pemanduan dan penundaan kapal di Perairan Pelabuhan Marunda.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan Pemanduan dan Penundaan Kapal yang akan masuk dan keluar di Pelabuhan Marunda maupun di Marunda Center Terminal. Sesuai dengan surat KSOP Marunda Nomer : PP 304/1/18/KSOP Mrd-17 tentang Pelaksanaan Pemandun dan Penundaan Kapal Sementara di Perairan Pelabuhan Marunda tanggal, 08 Juni 2017, KBS per tanggal 01 Juli 2017 telah memulai pelaksanaan Pemanduan dan Penundaan Kapal di Pelabuhan Marunda. 

Manager Divisi Logistik Service dan Operasi Luar KBS, Aep Dedi Laksana mengatakan dengan telah disosialisasikan Prosedur Tetap (Protap) Pelayanan Pemanduan dan Penundaan Kapal di Pelabuhan Marunda, akan lebih menjamin terhadap efektifitas pelayanan Pemanduan dan Penundaan Kapal yang akan masuk dan keluar dari pelabuhan Marunda. Di samping itu KBS juga akan meningkatkan pelayanan pemanduan dan penundaan sesuai dengan Keputusan KSOP Kelas V Marunda  No. PP.304/2/4/KSOP.Mrd-17 dan sesuai dengan Peraturan  Menteri Perhubungan RI No. PM.57 tahun 2015 tentang Pemanduan dan Penundaan Kapal.

Kepala KSOP Kelas V Marunda, Anggiat Dauglas Silitonga menjelaskan secara rinci dalam sambutannya bahwa; dengan adanya PROTAP Pemanduan dan Penundaan Kapal di Pelabuhan Marunda tersebut ada berbagai hal fungsi yang harus di perhatikan :

  1. Pertama lebih terjaminnya aspek keselamatan kapal, barang maupun manusia yang akan masuk dan keluar di Pelabuhan Marunda.
  2. Penentuan waktu yang dibutuhkan Kapal dari dan ke dalam pelabuhan Marunda, termasuk penentuan dan target-target waktu yang ada sesuai ketentuan yang ada dalam protap.
  3. Memproteksi pelayaran  atau pengguna jasa jika terjadi kecelakaan kapal, karena kapal sudah ada aturan bahwa kapal harus diasuransikan, sehinga jika terjadi kecelakaan kapal claim asuransi dari perusahaan pelayaran dapat dilakukan penggantian apabila sudah sesuai dengan prosedur.

Usai melakukan sambutan Kepala Kantor KSOP Kelas V Marunda di dampingi oleh Kadiv. Logistik Servis dan Operasi Luar Membuka acara Sosialisasi tersebut. Acara berjalan cukup tertib dan mendapat antusias yang baik dari seluruh tamu undangan.

Login Form

Username Tidak Boleh Kosong
Password Tidak Boleh Kosong
Username atau Password Salah
×