PoCIS SIAP BERINTEGRASI DENGAN INAPORTNET

 

Hari Rabu (20/9), dengan disaksikan oleh Plt. Dirjen Perhubungan Laut Bay M Hasani, bertempat di Kantor Kementerian Perhubungan, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sorong; Johnny Silalahi, Kepala KSOP Banten; Abdul Azis dan Direktur Operasi PT Krakatau Bandar Samudera (KBS); Agung Wibowo menandatangani Pakta Integritas penerapan inaportnet di Pelabuhan Sorong dan Banten. Port of Cigading Information System (PoCIS) Pelabuhan Cigading yang di kelola oleh PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) dinyatakan siap terintegrasi dengan Aplikasi Inaportnet.

Inaportnet merupakan sistem aplikasi Kementrian Perhubungan untuk layanan tunggal berbasis internet/web yang mengintegrasikan sistem informasi kepelabuhanan yang melayani kapal dan barang dari seluruh instansi terkait atau pemangku kepentingan di pelabuhan. Dengan sistem itu, beragam administrasi aktivitas kapal bisa diselesaikan cepat, hanya butuh sekitar 30 menit.

Inaportnet telah terintegrasi dengan Indonesia National Single Window (INSW) dan Sistem Internal Kemenhub yang meliputi Sistem Informasi Lalu Lintas dan Angkutan Laut (SIMLALA), Sistem Kapal Online, Aplikasi Sertifikasi Pelaut, Sistem Informasi Kepelabuhanan.

Penerapan Inaportnet di Pelabuhan menurut Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Laut Bay M Hasani dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kapal dan barang di pelabuhan, agar dapat berjalan cepat, valid, transparan, dan terstandar serta biaya yang minimal. “Penerapan inaportnet di pelabuhan dapat meningkatkan daya saing pelabuhan di Indonesia dan merupakan Quick Win Menteri Perhubungan, yang harus diterapkan di 16 pelabuhan di Indonesia,” ujar Bay

Dengan terintegrasinya PoCIS dengan Inaportnet maka secara otomatis Pengguna jasa kepelabuhanan mendapatkan kemudahan, transparansi, dan kecepatan, baik dalam mengurus perizinan ataupun mengajukan permohonan pelayanan pelabuhan. Dengan integrasi Inaportnet dengan PoCIS, aktivitas kapal di Pelabuhan Cigading mulai dari permohonan kedatangan kapal (booking online), kapal masuk, kegiatan bongkar muat, hingga kapal keluar meninggalkan pelabuhan dapat dilakukan secara online.

Sebagai dasar pelaksanaan pelayanan kapal dan barang, di antaranya administrasi penerbitan dan pelaporan Surat Pemberitahuan Kedatangan Kapal (PKK), Surat Persetujuan Kapal Masuk (SPKM), Rencana Kegiatan Bongkar Muat (RKBM), Surat Perintah Olah Gerak (SPOG) Pemanduan, Perencanaan dan Penetapan Penyandaran Kapal (PPPK), Laporan Pemberitahuan Pemasukan/Pengeluaran Barang (LAB), Pemberitahuan Kapal Keluar (LK3), serta Surat Persetujuan Berlayar (SPB), akan dilaksanakan secara online melalui PoCIS yang terintegrasi dengan Inaportnet.

Selain terintegrasinya aplikasi PoCIS dengan Inaportnet, aplikasi PoCIS dapat langsung terintegrasi dengan system timbangan dan Gate Terminal Otomatis (GTO) dengan RFID. Adapun manfaatnya adalah aktual kegiatan operasional penimbangan kargo curah dapat langsung terlihat, serta segala aktvitas truck/angkutan di area pelabuhan teridentifikasi dan termonitor kegiatannya di dalam area Pelabuhan, dengan adanya integrasi tersebut, seluruh stakeholder bisa lebih dimudahkan dan sesuai dengan Visi Perusahaan yaitu menjadi Badan Usaha Pelabuhan Terkemuka di Indonesia.

Login Form

Username Tidak Boleh Kosong
Password Tidak Boleh Kosong
Username atau Password Salah
×